Bank Daerah Gunungkidul Raih Tiga Penghargaan Sekaligus
Ekonomi

Bank Daerah Gunungkidul Raih Tiga Penghargaan Sekaligus

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Perusahaan Daerah (PD) BPR Bank Daerah Gunungkidul (BDG) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menerima penghargaan dalam perhelatan BUMD Award.

Tak tanggung-tanggung, BUMD milik Pemerintah Kabupaten Gunungkidul itu memperoleh tiga penghargaan sekaligus untuk tiga kategori berbeda.

Pada tahun 2019 ini PD BPR Bank Daerah Gunungkidul kembai meraih penghargaan bergengsi bagi insa perbankan di Indonesia yaitu TOP BUMD 2019 dalam tiga kategori,” ujar Direktur Utama PD BPR BDG, Rini Widiyanti saat jumpa pers, Jumat (11/05/2019) sore.


Rini menjelaskan, anugerah penghargaan yang diraih yaitu Top Pembina BUMD, Top BPRKU III, dan Top CEO (Chief Executive Officer) BUMD. Top Pemina BUMD diraih atas peran Bupati Gunungkidul yang berhasim memberikan dukungan sehingga BDG dapat berkembang menjadi seperti sekarang ini. 

Kemudian Top BPRKU III dianugerahkan atas kemampuan dalam penyertaan modal inti di atas Rp 50 miliar. Saat ini, BDG sudah mempunyai modal inti Rp 98.495.784.543. Kemudian Top CEO diraih oleh Direktur Utama yang didasari atas penilaian karakter dan soft company.

Ada empat kriterian penilaian, kinerja keuangan, pengelolaan human capital, di bidang pemarasan dan layanan nasabah serta manaemen kinerja,” terangnya.

Rini menambahkan, Top Pembina BUMD yang didapatkan Bupati Badingah merupakan penghargaan ketiga dalam tiga tahun terakhir.

Top Pembina kita dapat tiga kali berturut-turut,” sambungnya.

Lebih lanjut disampaikan, BUMD Award merupakan anugerah dan apresiasi tertinggi yang diberikan kepada BUMD-BUMD di Indonesia yang dinilai berhasil dalam hal peningkatan kinerja keuangan dan bisnisnya, peningkatan pelayanan pelanggan dan masyarakat umum serta peningkatan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan bisnis dan investasi di daerahnya dan turut berperan dalam menggerakkan roda perekonomian di Indonesia.

Peserta BUMD Award disaring dari 1.149 BUMD di seluruh Indonesia. Kemudian diseleksi menjadi 200 BUMD finalis. Dari para finalis tersebut, sebanyak 162 BUMD yang mengikuti proses penilaian lanjutan secara lengkap. Jumlah peserta ini, meningkat 10 persen dibanding tahun lalu dimana sebanyak 130 BUMD finalis yang mengikuti proses penilaian secara lengkap.