Sudah Habis Tiga Tangki, Warga Jual Kacang Tanah untuk Beli Air Bersih
Peristiwa

Sudah Habis Tiga Tangki, Warga Jual Kacang Tanah untuk Beli Air Bersih

Rongkop,(gunungkidul.sorot.co)--Kendati baru memasuki bulan Juni, banyak warga Kabupaten Gunungkidul mulai merasakan kesulitan air bersih. Sejak Mei kemarin, mereka sudah merogoh kocek guna membeli air bersih dari tangki swasta.

Seperti diungkapkan Isdiyanto, warga Ngricik, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop, sampai saat ini ia sudah membeli air sebanyak 3 tangki. Setiap tangki rata-rata dibeli seharga Rp 100 ribu dengan kapasitas 5.000 liter.

Biasanya satu musim kemarau bisa habis 8-10 tangki, nggak mesti. Tahun kemarin Juli baru beli air, tahun ini Mei sudah pada beli, airnya ambil dari Pracimantoro, Wonogiri,” kata Isdiyanto, Senin (10/06/2019).

Air tangki tersebut dimanfaatkan untuk keperluan memasak dan minum keluarga. Sementara untuk minum ternak, warga setempat memilih mengambil air dari telaga Ngricik. 

Kalau nyuci baju biasanya juga di telaga. Karena eman-eman kalau beli air tangki cuma untuk nyuci sama minum ternak,” ucap dia.

Sebagian warga sini panen kacang untuk beli air bersih. Padahal hasil panennya kurang begitu bagus,” sambungnya.

Warga Padukuhan Ngricik terbilang masih beruntung karena memiliki telaga sebagai ‘dewa penolong’. Kondisi tersebut berbeda dengan padukuhan lain di Desa Melikan justru yang tak punya telaga, sehingga kekeringan berlangsung lebih parah.

Berdasarkan pantauan, kondisi air di telaga Ngricik hingga kini masih tersisa sedikit air yang kemungkinan hanya bisa bertahan untuk 1 sampai 1,5 bulan kedepan.