Waspada Gelombang Tinggi, Nelayan Gotong Royong Evakuasi Perahu
Peristiwa

Waspada Gelombang Tinggi, Nelayan Gotong Royong Evakuasi Perahu

Tanjungsari, (gunungkidul.sorot.co)--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bakal terjadi gelombang tinggi di Perairan Selatan Yogyakarta. Prakirawan memprediksi tinggi gelombang akan mencapai 4 - 6 meter. Kondisi ini berlaku mulai hari Jumat (05/07) hingga Senin (08/07) mendatang.

Edy Basuki, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul mengatakan, pihaknya telah mengetahui peringatan dini gelombang tinggi yang dikeluarkan oleh stasiun Meteorologi Cilacap itu. Dari informasi yang diterima, pihak BMKG menghimbau agar nelayan lebih memperhatikan keselamatan pelayaran.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," himbau Edy, Sabtu (06/07/2019).

Terkait hal tersebut, para nelayan Pantai Baron di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari pun dengan sigap mengindahkan informasi tersebut. Beberapa perahu dan jaring nelayan telah dievakuasi ke lokasi yang dinilai lebih aman. 

Sumardi, Ketua Nelayan Pantai Baron mengatakan, gelombang laut tinggi dapat menyebabkan perahu nelayan rusak lantaran saling berbenturan satu sama lain. Tak hanya itu gelombang tinggi yang kuat juga dapat menyeret perahu ke samudra.

"Untuk antisipasi saja, prediksi tanggal 6 ada kenaikan gelombang. Kami mulai usung-usung perahu dan jaring. Karena abrasinya juga semakin ke utara jadi kami harus mengamankan kapal di atas tanggul," kata Sumardi.

Untuk sementara waktu para nelayan pun tak pergi melaut karena ada peringatan gelombang pasang. Bahkan sudah semingguan ini mereka tak melaut lantaran tangkapan sepi dan kondisi gelombang laut belum stabil.

"Warga mengamankan perahu tidak banyak, cuma beberapa saja. Yang lain sementara masih di posisi semula. Nelayan mulai berani melaut kita belum tahu, mungkin menunggu ombak stabil dulu," pungkasnya.