Sempat Viral, Pasangan Lansia Miskin Sedih Tak Kunjung Terima Bantuan Pemerintah
Sosial

Sempat Viral, Pasangan Lansia Miskin Sedih Tak Kunjung Terima Bantuan Pemerintah

Tanjungsari, (gunungkidul.sorot.co)--Pasangan lansia asal Padukuhan Gatak 1, Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari tak kunjung tersentuh bantuan pemerintah. Keduanya yakni Darso Senen (72) dan istrinya Sakiyem (70).

Bertahun-tahun keduanya tinggal di rumah mereka yang beralaskan tanah. Belum lagi kondisi atap rumah mereka mulai lapuk termakan usia. Kondisi Sakiyem yang tak bisa melihat lantaran glukoma membuat wanita tersebut tak bisa berbuat banyak.

Berulang kali wanita tersebut berobat ke rumah sakit namun penyakitnya tak kunjung membaik. Kini ia pun hanya bisa menerima kekurangannya tersebut dengan berlapang dada.

Karena keterbatasannya itu ia tak dapat membantu suaminya berladang. Bahkan untuk berjalan dirinya harus dibantu oleh suami. Jika belahan hatinya tak berada di rumah, tongkat kayunya lah yang menjadi penuntun.

Beruntung, Mbah Senen selalu setia mendampingi istrinya. Kondisi keduanya yang memprihatinkan sering membuat masyarakat iba.

Diutarakan Mbah Senen, jangankan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), sampai sekarang pihaknya tak terjamah.

Beberapa tahun lalu, sempat ada yang mengiming-iminginya bantuan bedah rumah namun hingga saat ini bantuan tersebut tak kunjung datang.

"Kula niku gadah kesalahan sing kepripun kalih pemerintah? kula kepingine angsal bantuan koyo liyane. Kula niki gotong royong boten tau nglendong. (Saya punya kesalahan apa dengan pemerintah? Saya ingin dapat bantuan seperti tetangga lainnya. Saya kalau gotong royong tidak pernah absen)," ujar Senen, Selasa (09/07/2019).

Setelah sempat viral beberapa waktu lalu karena kemiskinannya, memang bantuan berupa sembako dari simpatisan satu persatu datang. Namun bantuan dari pemerintah berupa beras maupun uang tunai seperti halnya penerima PKH tak kunjung didapatkan. 

"Rencang-rencang kadose do angsal beras, angsal duwit mriki blas. (Teman-teman pada dapat uang dan beras tapi sini tidak)," papar Sakiyem.