Sekian Lama Kelimpungan Saat Listrik Padam, Pedagang Tagih Genset
Peristiwa

Sekian Lama Kelimpungan Saat Listrik Padam, Pedagang Tagih Genset

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Bagi pedagang pasar Argosari Wonosari, listrik merupakan salah satu instrumen penting yang dapat mempengaruhi omzet berjualan ketika listrik PLN padam.

Seperti diketahui, pasar terbesar di Kabupaten Gunungkidul itu belum tersedia listrik cadangan atau genset sekaligus instalasi guna mengantisipasi adanya pemadaman listrik bersumber dari PLN.

Hal itulah yang membuat pedagang terus menagih pengadaan genset kepada dinas terkait lantaran selama ini permohonan tersebut belum terealisasi.

Ariyanti (31), salah satu pedagang di los pakaian menuturkan permintaan untuk diberikan genset di Pasar Argosari sudah disampaikan melalui paguyuban pedagang pasar untuk diteruskan kepada pengelola pasar.

"Kalau pengajuan sudah beberapa kali ya, tapi ini tidak tahu kelanjutannya," katanya, Rabu (10/07/2019).

Ia menceritakan kerepotan apabila listrik PLN mengalami gangguan. Pedagang harus berbekal genset kecil dari rumah, karena jika mengandalkan lampu emeregency saja penerangan dirasa belum memadai. 

"Walaupun sudah ada diumumkan dulu mau ada mati lampu, tapi ya repot juga harus gotong genset apalagi saya rumahnya lumayan jauh, " jelas warga Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari itu.

Hal senada diutarakan pedagang lain, Agustina Kurniawati (30). Ia mengatakan bahwa lampu penerangan merupakan sesuatu yang pokok guna penunjang dalam berjualan.

"Di kota memang mati lampu jarang, tapi kalau bisa genset itu diusahakan. Sini pagi sampai sore kan pakai lampu. Misal tidak pakai lampu ya gelap. Ya mudah-mudahan tahun ini bisa (ada genset), masa kita kerja gelap-gelapan kan susah buat jualan,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Virgilio Soriano didampingi Kepala Seksi Sarana dan Prasarana membenarkan adanya usulan pedagang pasar terkait pengadaan genset itu.

Sejak tahun 2017 pihaknya telah mengusulkan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), akan tetapi untuk saat ini belum direalisasi.

"Usulan telah kita sampaikan artinya melalui mekanisme perencanaan yang berlaku. Genset itu selalu masuk prioritas setiap tahun, tapi kan pertimbangannya tim anggaran karena ini kita tidak menentukan sendiri. Tim anggaran pemerintah daerah yang menentukan sesuai kebijakan umum anggaran daerah," kata Virgilio.

Pihaknya juga akan mengupayakan adanya genset dengan menggandeng salah satu bank untuk nantinya dapat menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) apabila di tahun 2020 belum terealisasi.