Pemain Sepak Bola Putri Gunungkidul Jadi Calon Haji Termuda
Peristiwa

Pemain Sepak Bola Putri Gunungkidul Jadi Calon Haji Termuda

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Shafira Desga Saputra atau akrab disapa Fira saat ini ia sedang dirundung rasa bahagia. Sebab sebentar lagi ia akan menunaikan Rukun Islam kelima yakni ibadah haji.

Diusianya yang menginjak 19 tahun, Fira tercatat menjadi calon jamaah haji termuda asal Kabupaten Gunungkidul. Namun siapa sangka, sosok lain anak pertama dari pasangan Handoko Saputro dengan Yeny Indrayatnti itu termasuk talenta muda berbakat dibidang sepak bola putri.

Terbukti pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2013, dirinya bersama tim Handayani Putri mampu menghantarkan nama Kabupaten Gunungkidul menjadi juara II dan juara III pada tahun 2015.

Fira sendiri akan berangkat bersama jamaah calon haji lain yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 22 pada Jumat (12/07) sore.

Jauh hari menjelang pemberangkatan, berbagai persiapan telah dilakukan guna memperlancar dirinya dalam beribadah di tanah suci.

"Manasik kan sudah di Kabupaten ikut sama Kecamatan juga, ini yang terakhir pengajian pamitan haji satu grup," ujar Fira, Rabu (10/07/2019) malam.

Saat ditanya doa harapan selama di tanah suci, mahasiswa semester 3 Fakultas Ilmu Keolahragaan itu akan memanjatkan doa khusus teruntuk orang tua, saudara dan orang terdekatnya. 

"Pasti yang pertama untuk orang tua ya, kemudian saudara sama orang terdekat," katanya saat di rumahnya di Padukuhan Siyono Wetan, Desa Logandeng, Kecamatan Playen.

Fira sudah didaftarkan oleh orang tuanya sejak usia 10 tahun ketika masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar.

Ayah Fira, Handoko Saputro menceritakan berawal ketika itu masa tunggu pemberangkatan haji tidak lama seperti sekarang dan tidak terpaut usia, sehingga mendorong dirinya untuk bergegas mendaftarkan Fira berangkat haji.

"Kalau dulu kan belum ada aturan harus usia minimal sekian. Disamping itu jangka waktunya juga tidak begitu lama, jadi ya didaftarkan aja," jelasnya.

Ia berharap momen penting dalam menyempurnakan Rukun Islam itu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin agar tercapai menjadi haji yang mabrur.