Tekan Angka Demam Berdarah, Dinkes Manfaatkan Nyamuk Wolbachia
Pemerintahan

Tekan Angka Demam Berdarah, Dinkes Manfaatkan Nyamuk Wolbachia

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)—Mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah, Dinas Kesehatan bersama dengan peneliti dari Universitas Gajah Mada mulai menggelar risetSalah satu yang sedang diuji cobakan adalah dengan menginfeksi nyamuk aides aigepty dengan bakteri Wolbachia. Bakteri ini merupakan jenis bakteri yang ada pada sel tubuh pada beberapa serangga.

Serangga-serangga tersebut yakni ngengat, lalat buah, kumbang hingga nyamuk. Namun demikian bakteri tersebut tidak ditemukan pada nyamuk aedes aegypti sebagai vektor yang melakukan penularan virus dengue.
 

Bakteri wolbachia diketahui dapat menekan replikasi virus dengue karena bakteri tersebut mampu berkompetisi dengan virus saat merebut makanan di sel tubuh nyamuk. Bakteri juga
diketahui tidak bisa ditularkan ke manusia oleh nyamuk.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu proses riset yang saat ini sedang dikembangkan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan Universitas Gadjah Mada. Jika nantinya riset bisa berhasil dan menekan angka kasus DBD, maka tentunya akan sangat berdampak positif khususnya bagi warga masyarakat Kabupaten Gunungkidul.

"Nyamuk yang sudah mengandung virus Wolbachia maka dia akan mandul dan tidak akan bisa berkembang biak. Saat ini masih dalam tahap penelitian lebih lanjut," ujar Dewi, Sabtu (08/04/2017).

Dia menambahkan, bahwa jika nantinya penelitian tersebut sudah dinyatakan berhasil dan dapat di uji cobakan, pihaknya siap untuk menggelar program pelepasan nyamuk yang sudah mengandung Wolbachia tersebut.


Adanya terobosan terkait dengan antisipasi demam berdarah disebut Dewi sangat dibutuhkan. Hal ini lantaran di Gunungkidul, kasus demam berdarah semakin meninggi. Berdasarkan data  dari bidang pengendalian penyakit menular Dinkes Kabupaten Gunungkidul, kasus DBD pada tahun 2016 lalu mencapai angka 1135 kasus dimana 4 diantaranya meninggal dunia.